Assalamu'alaikum curhatan ibu ibu
.
.
Dahulu mendapatkan sesuatu itu terasa lebih muda, entah mengapa sekarang agak lambat perjalananya.
.
Ternyata untuk memiliki sebuah impian (rumah) saja tidaklah mudah. Dengan harga property yg setiap tahun naik, dan pula bahan bangunan. Upah tukang yang lebih besar dibanding gaji seorang guru 🤣. Rasanya kurang masuk diakal ya..walau yg membedakan adalah waktu pekerjaanya yg tidak menentu untuk seorang tukang bangunan.
.
.
Kami yg masih mengusahakan bangun rumah dr jerih payah sendiri dan masih berlusuh lusuh menabung. Ternyata memang harus sabar dengan kenyataan dimana kebutuhan lebih tinggi.
.
Kok ga ambil subsidi saja? Doi tdk mengizinkan karena ada riba di dalamnya
Kok ga lewat developer? Doi pinginnya bangun rumah dan ga mau nyicil berhutang (padhal kalau ini saya mah agak longgar) kkk karena harus ngikut baiklah selama ada kebaikan
.
Rasanya dulu berfikir hampir mustahil bisa punya rumah sendiri dengan penghasilan yg sama dengan seorang yg kerja untuk dirinya sendiri (single).
.
.
Tapi kemudian rejeki datang walau dengan keadaan terpaksa harus menerima.
.
Dan sekarang masih berjuang mencari cuan untuk bisa menyelesaikan membangun impian. Semoga Allah mudahkan, semoga Allah membantu, karena rezeki sebenarnya datang kepada siapa tuan pemiliknya dan tak akan pernah tertukar. Semoga Allah memberikan rezeki khusus untuk impian kami tanpa harus mengurangi kebutuhan primer kami.
.
Memiliki rumah sendiri itu bagi saya suatu impian besar karena begitu lama dan butuh perjuangan dengan umur yg merangkak naik rasanya...nano nano
.
.
Semangat Pejuang hunian nyaman..!!