Sudah hampir tahun baru saya kini tinggal di lingkungan Jowo
Disini makanan itu manis manis, asal ada manis tapi pedas, makan tetep lahap hihi.
Tak lain mengenai makanan yg berbeda versi
#foto menyusul
Gado Gado
Makanan gado gado disini berbeda dengan gado gado di Bogor. Di Klaten atau tepatnya di Jogja Solo, #jadibingung, gado gado itu isinya wortel, buncis, kentang, telur, tahu, tempe. Nah, gado-gado Bogor itu samanya dengan Lotek sini. Lotek isinya pakai sayur kangkung persis seperti gado2 Bogor.
Ahh, makan gado-gado apapun isinya itu selalu enak, apalagi kalo bingung makan sayur, gado gado aja pilihanya. haha #promosi.
entah yg berbumbu kacang itu terlihat enyak, karedok, pecel, toge goreng (tauco)
#harga minim perut kenyang
Empek empek
hmm, disini yg kumayan enak itu di alun alun kota Klaten, disini pakai mie kuning. Rasanya ga kalah enak. Kalo di Jogja jajaran Universitas Gajah Mada, hmm ga kalah enak namanya empek empek UB (ulu bundar). Rasa empek empek dan kuahnya menyatu pisan.
Kupat Tahu
Nah, kalau di Bogor kupat tahu itu pakai santan (ibu saya si yang buat), tapi ada juga yg pakai bumbu kacang. Di Alun alun Klaten bisa coba kupat tahu berbumbu empek empek, hehe enak juga.#apasihyggaenak begini rasanya anak kos sesungguhnya
Soto Boyolali
Ini soto enak juga tapi sayang cuman sedikit hahaha
Tapi, kalo gen Sumatera +Sunda lagi nyala, masuk ke super sambel haha ==__==" duh sambel lagi sambel lagi #bandel, setiap beli lauk tak lupa ditemani sambel mangga muda, duh euceu euceu ranca pisan eta sambel teh. #promosi
kembali lagi kalo lagi pengeretan #hemat, ketemunya sama mie lagi haha. Tak apalah sekarang banyak rasanya, yg iga penyet juga enak #halahpromosimulu
Here are stories about my unique experiences during school and holiday with my dear friends. Some experiences that never be forgotten (ordinary, happy, until sad)
Jumat
Sabtu
Korelasi lebaran terhadap THR
8-9 Agustus 2013
Latiak- latiak tabang ka pinang
Singgah manyasok bungo rayo
Aia satitiak dalam pinang
Jadi panyajuak di hari Rayo
Selamat Hari Raya Idul fitri 1434 H , Mohon maaf lahir dan bathin
Taqabalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum
=))
yups, lebaran
Setiap Idul Fitri datang, Bogor menjadi Kota yang sepi, lenggang di jalan dan tak ada macet. Sangat menyenangkan...
tapi bisa menjadi tidak menyenangkan karena orang terdekat pada mudiiik.
Tahun ini kami tidak mudik sama seperti tahun sebelumnya, yups, karena lebaran tidak identik dengan mudik di keluarga kami ="=, alias g mesti lebaran.
Dan untuk hari kedua liburan lebaran, seperti biasa pergi silahturahmi dengan keluarga besar, dari keluarga ayah di luar Bogor. Semua saudara nenek berkumpul (keluarga Mak Adang, Nenek Russian dan adik2nya) walaupun para nenek sudah lama tiada. Nah, giliran anak anak, cucu-cucu dan cicit yang menyambung silahturahmi.
hihihi.. seru memang kalau sudah berkumpul. Bedanya kami yang dahulu masih imut-imut, sekarang sudah amit-amit #eh maksudnya beranjak dewasa. hehe. Hingga dijadikan humor pada saat berkumpul :
kata salah satu saudara ketika masuk ke rumah : "Wah, kok sudah pada besar aja sii?"
dan itu dikatakanya berulang-ulang ketika beliau masuk ke rumah.
heuheu. haduu, memang sekarang yang masih kecil sedikit, dan hal itu pengaruh sama THR, yang lagi kuliah bahkan sudah lulus kuliah apalagi udah kerja siap-siap dicuekin sama si THR, hahahaha
Orang yang setiap tahun sudah ter-cap untuk membagikan THR, selalu digoda oleh anak-anak muda seperti kami, entah itu disuruh duduk di kursi panas sampai-sampai orangnya dipaksa duduk, dan tiba-tiba kami yang muda mengantri di hadapanya, ada lagi bila baru saja datang berkumpul sudah diteriakan "waaa, akhirnya datang juga, sudah ditunggu2 ni!". Yang paling nyesek kalau orang itu ga sengaja bawa tas selempang atau tas yang ukuranya lumayan besar, tidaklah heran kalau selalu diuntit oleh anak muda butuh THR hahahaha, karena dibilang bawa brankas, nanya isi tasnya apa, dan pas si pemilik tas itu duduk, dia bilang gak bisa duduk karena tasnnya kebesaran isi ahahahah. Bener-bener ngakak semuanya, candaanya udah menjurus THR mulu dan masih saja diladenin.
Atau, kalau kemarin ada salah satu sepupu yang datang pakai daster panjang dia bilang sambil tertawa "Thr doonk, ga beli baju lebaran nii!" heuheuheu.
Haduu aya-aya wae, masalahnya kami ini udah pada besar jadi kira-kira kami ini masih berhak ga ya dapet THR,!? hahaha.
Nah...Cerita ricuhnya ketika waktunya pembagian, ya ampun saya hanya melongo, baru lebaran ini ricuh kaya gitu, rameeee dan bikin geli perut hihihihi. Ibu-ibu aja ikutan berebutan sampe-sampe orang yang bagiin balik badan ahahaha. Untungnya saya bersikap profesional untuk tidak ikutan berebutan ahahaha #preeet. Iya tapi saya cari cara jitu agar sekali terlihat langsung dapat, kekekek, (cari celah).
Benar saja saya acungkan jari "Om saya beluum!", hee langsung dapek, yang pada berebutan terlengkah..hihihihi haduuu aya-aya wae, maaf yak. Emang bener orang sabar senyumnya lebar.
Mudah2an nanti kita semua ada kesempatan berbagi yaa, malu juga dibagi mulu hihi
Dan lebaran kali ini, ada yang juga membawa calonnya, wow mana ini di keluarga besar hihihi semua tau jadinya. Bercanda lagi semua, entah bilang kakaknya dilengkahin, sampei-sampei adiknya yang masih kecil di gosipin duluan nikah ahahahah. haduuu capek dee. Bawa calon ke keluarga besar siap-siap aja kayak masuk sekolahan SD,
"cieee, deuuuuh, kenalin dong- kenalin donk, kenaling dong",
Yang terkena hajat jadi pucat pasi, wajah merona, dan malu-malu gitu,
hahaha. Kayaknya yang dibawa dan yang membawa harus punya muka batu
ahahaha karena di keluarga besar banyaknya perempuan, ya wajar saja.
Untungnya, saat ini saya masih jadi penonton mereka. hahadan juga emang kita kadang KEPO (knowing every particular object), dan tidak bisa terhindar dari pertanyaan :
Sudah lulus kuliah?, Sudah kerja?, Sudah punya calon?, (kalo ada yang bilang udah) Bawa dong calonnya?, Kapan mau nikah? Sudah punya anak?
kwkwkwk, yee begitulah hidup,
Lebaran kali ini lebih menyenangkan dari tahun lalu, karena banyak cerita baru,, hihihi x))
Keledai
disuatu hari hidup seekor keledai dan sepasang suami istri,
mereka akan melakukan perjalanan jauh dari rumahnya,,
ditengah perjalanan terdapat sekerumunan orang yang berbisik melihat ke arah keledai dan sepasang suami istri tersebut
"bodoh sekali mereka, mereka membawa keledai tetapi tidak dia tunggangi!"
Sepasang suami istri itu mendengar apa yg mreka katakan lalu naiklah sang istri ke atas keledai untuk menungganginya..
Lalu di tengah perjalanan selanjutnya, terdapat sekerumunan orang berbisik
"bodoh sekali wanita itu, kenapa dia menunggangi keldai itu, dia tidak kasihan dengan suaminya!"
lalu mereka mendengar kembali kerumunan itu, lalu sang istri pun turun untuk bergantian dengan suaminya...
ditengah perjalanan selanjutnya kerumunan orang yg baru pun berbisik
"bodoh sekali pria itu, dia tidak kasihan dengan istrinya!"
akhirnya mereka naik berdua di atas keledai itu..
dan di perjalanan selanjutnya pun masih saja orang juga bergunjing
"bodoh sekali mereka, kasihan keledai itu tubuhnya kecil tapi ditunggangi oleh dua orang"
...........
pernahkah mendengar cerita
yang intinya seperti di atas?
kemanapun, dan dimanapun kita tidak pernah benar dimata orang, apa yg kita lakukan selalu dianggap salah... seolah2 mereka yang benar
Selagi yg dikerjakan itu baik, jd teruslah lakukan dan jgn terlalu byk mendengar ocehan orang, karena dimanapun dan kapanpun tidak akn lepas dr perhatian orang..
kita tidak tau bagaimana nasib atau takdir kita esok,
So, janganlah menilai orang berdasarkan apa yang terlihat sj mereka punya alasan tersendiri untuk melakukannya..jk perlu kita berhak bertanya langsung pd orangnya..
terkadang ada seseorang yang perlu kita mengenalnya lebih dalam ( bagai mutiara yang harus dicari hingga ke lautan paling dalam) #lebay dikit,,sehingga orang terdekatnya pun belum tentu mengenalnya lebih dalam..
:).... Semoga Allah melindungi kami semua..aamiin
mereka akan melakukan perjalanan jauh dari rumahnya,,
ditengah perjalanan terdapat sekerumunan orang yang berbisik melihat ke arah keledai dan sepasang suami istri tersebut
"bodoh sekali mereka, mereka membawa keledai tetapi tidak dia tunggangi!"
Sepasang suami istri itu mendengar apa yg mreka katakan lalu naiklah sang istri ke atas keledai untuk menungganginya..
Lalu di tengah perjalanan selanjutnya, terdapat sekerumunan orang berbisik
"bodoh sekali wanita itu, kenapa dia menunggangi keldai itu, dia tidak kasihan dengan suaminya!"
lalu mereka mendengar kembali kerumunan itu, lalu sang istri pun turun untuk bergantian dengan suaminya...
ditengah perjalanan selanjutnya kerumunan orang yg baru pun berbisik
"bodoh sekali pria itu, dia tidak kasihan dengan istrinya!"
akhirnya mereka naik berdua di atas keledai itu..
dan di perjalanan selanjutnya pun masih saja orang juga bergunjing
"bodoh sekali mereka, kasihan keledai itu tubuhnya kecil tapi ditunggangi oleh dua orang"
...........
pernahkah mendengar cerita
yang intinya seperti di atas?
kemanapun, dan dimanapun kita tidak pernah benar dimata orang, apa yg kita lakukan selalu dianggap salah... seolah2 mereka yang benar
Selagi yg dikerjakan itu baik, jd teruslah lakukan dan jgn terlalu byk mendengar ocehan orang, karena dimanapun dan kapanpun tidak akn lepas dr perhatian orang..
kita tidak tau bagaimana nasib atau takdir kita esok,
So, janganlah menilai orang berdasarkan apa yang terlihat sj mereka punya alasan tersendiri untuk melakukannya..jk perlu kita berhak bertanya langsung pd orangnya..
terkadang ada seseorang yang perlu kita mengenalnya lebih dalam ( bagai mutiara yang harus dicari hingga ke lautan paling dalam) #lebay dikit,,sehingga orang terdekatnya pun belum tentu mengenalnya lebih dalam..
:).... Semoga Allah melindungi kami semua..aamiin
Kamis
Graduation
haaaaiii...
how is ur life??..long time no see.
iam coming back i'v just seen my blog again...and want to write something here hihihi
on wednesday, February 27th 2013, our graduation celebrated
that's very crowded of graduates and their families,
During the event was started, i was just silent but sometime i also talked with my friends around me.
...................................................................................................................................
Story before that (flash back)
I was preparing my costum for my celebrate later (kebaya) when i had a leisured time for prepare that. but i'd just tried to wear it in H-4, because my mother didn't think there was a problem.
And after i was trying it in front of my father, my father was angry with me. he said assertively:
"i dont like your dress, is there no other clothes?? dont you dress up over, quite simple dress, this is not entertainer contest but this is your learning result, show your simplicity coz you all were the intelectuals not entertainer."
i silent and cried because H-4 "are there any clothes i can wear??".
so my room was very mess, i was looking for my clothes in my cupboard. I found my "kebaya batik" which i ever wore when kartini's day was in junior high school.
what do you think about that???
ahhaa.. that "kebaya batik" has a small size for me !.no i lost 2 kilos for my body weight.
so my body weight same when i was in junior high school, but only for skirt i sewed again.
hixhix thank you ya Allah.
.......................................................................................................................................
back to graduation story
the event in gww was very solemnly, and we were treated some of traditional songs, such from Maluku "U Hate" ===> kulit durian sio baduriii.
and one by one our named were called toward the front.
for finishing, we all prayed and then treated "bunda" song. OmG i cried not only me but also my friends but only the girl. ="=
i felt, i have debt to my parent heuheu, i dont have academic achievment that i can show off for them (so so), all achievments out of my academic #heuheu that's one of my reason why i cant do your advice because i have felt fluctuative for that, like kite flying: mother said hihi
......
woow..when we came out of the room,we were seeing a group of forestry student gave cheers for their friends, so that situation such as wedding party of traditional wedding "betawi".
hihi
that day sooooo nice, noisy, crowded, and happy, alhamdulillah.=D
then we gathered at the gladiator and took photos with all friends. We got some flowers and congratulations of our friends who have not graduated yet and soon would followed us =), i also got a bonus cute card, beng max, and silver, chocolate hihihihi
thanks yaa hopefully what you all aspired would be realized,the process launched and should be eased aamiin,
as the ex ipb in his speech, "ex IPB must help each other and if not, do not bother the others"
and the last, i went to my academic preceptor and last assignment preceptor in laboratory for took photos again heuheu
"Mrs. Thank you for all your guidance, advice, and patience thank you"
"Mr. Thank you for all your guidance, advice, and patience thank you."
.hopefully you all given health, happiness and fortune unexpected...=)
aamiin
thank you.=D
dont forget meee...heuheu
Minggu
TEGAR (Temu Keluarga Besar AGH)
haiii,,
hari ini saya akan bercerita tentang TEGAR (Temu keluarga Besar AGH) dari angkatan 1 hingga 49..
waaahh,, acaranya seruu, saya juga senang kalau ada acara begini, walau terkadang kalau acara gini awal berangkat itu beraaat banget (agak malas). Tapi kalau udah datang pasti seru,,hihihihi
Diawali dengan berindonesia raya, mars ipb dan dendang agronomi,,heuheuheu.. <=== akhirnya ada penerus =p, pas lagi anaknya bimbingan, ibu Pa juga jadi gak usah susah susah cari kalau ada acara nanti ahaha... x))
ho iyaa ketemu teman-teman yang memang jarang ke kampus semua...heuheu, tapi kemarin itu duduknya mencar-mencar jadi ya begitulah,,tapi tetap kompak.
acara paling seru itu dari penampilan semua mahasiswa hingga dosen.. hwehwehweh
ada drama musikal, drama cerita jawa,
dan yang paling garing yaitu...stand up comedy.... saya hanya tertawa di bagian pelawak "Hans" angkatan 45 sekaligus tetangge blog saya. heueheuehue.. dia menceritakan kelu nya kisah mahasiswa tingkat akhir heuheuheu...
"kalau menanyakan skripsi, seminar, sidang pada mahasiswa tingkat akhir, rasanya itu dada bagai ditusuk sana sini (berdarah- darah)" hahahaha...ada-ada aja...
terus ada lagi katanya :mahasiswa tingkat akhir itu rajin olahraga seperti contohnya salah satu teman kami yang badanya kekar,hihihi. Kenapa coba rajin olahraga??
"karena untuk mengurus skl, minta tanda tangan dosen, ke rektorat, hingga dapat nomor wisuda butuh tenaga (lari sana lari sini) so badan harus kuat, jadi rajin olahraga!" hahahaha
yups bener padahal di TPB malas kan ya?? heuheuheu...
tapi saya dulu seneng banget olahraga di TPB, menurut saya itu ajang refreshing tiap ,minggunnya..... =D apalagi pas tanding senam,, wawawa paling seru....
..........................................
Acara dimana setiap angkatan di panggil ke depan panggung dan untuk angkatan kakak kelas (jaraknya dekat) yang ditanya "masalah inbreeding" heuheu hadedeuuh..
kalau yang angkatan awal-awal yang ditannya "apakah ada lowongan kerja untuk kami?!" kwkwkwkwk... jengjengjeng...
................................
nah, ketika ajang penampilan (menyumbang nyanyi), saya paling senang pas penampilan mahasiswa pasca sarjana... kekekekek
lagunya dangdut cobaa, dan kenapa saya jadi senang dangdut ya (gaswat hahahah), tapi memang bagus buat-seru-seruan mah...
judulnya ini Rindu ==> penyanyi Farid Hardja,
kayaknya sih pop tapi kalau dinyanyiin jadi kaya dangdut (organ tunggalan)...
begini lagunya .......................................................
"sebelum aku tahu akan artinya cinta
terlenaku dibawanya kesana
setelah dia pergi baru aku mengerti
oh… aku rindu…
katakan padanya aku rindu
oh burung nyanyikanlah
katan padanya aku rindu
apabila cinta singgah di hati
bola mata sesat buta memandang
melihat api seperti air
dan melihat air laksana api
meskipun banyaknya nasehat asmara
namun tiada satu pengobat rindu
telinga pun tuli mata jadi buta
begitu panasnya demam asmara
mulutpun bi bi bi bi bi bi bi bi bi su
lidahpun ke ke ke ke ke ke ke ke lu
ka ka ka ka ka ka ka ka ka ka ka ka ka karena
ci ci ci ci ci ci cinta
biarlah cinta berjuta-juta menggoda jiwa...aha aha aha aha
biarlah hati berkeping-keping asal kau di sisiku.... aha aha aha aha"
.............................................................
saya suka di bagian ngerep "bbibiiibiisu.... dan aha aha aha aha..." kwkwkwkwk... kocak ngeliatnya
.........................................
Untuk serial drama panggung, saya suka semuaaaa,, heuheuheu kocak semua, hihihihi
Coba dari dulu acara tegar di gww, jadi terkontrol semuanya...
dan terakhir yang dilakukan adalah foto-foto...hwehwehwhe..
Top lah untuk tanggal 12 January 2013 kemarin..
d ^_^ b
Simpul itu Bernama "Mudah-mudahan"
Hidup merupakan rangkaian usaha demi usaha, ikhtiar demi ikhtiar. Tetapi pada ujung usaha dan puncak ikhtiar itu tak lantas langsung berhubungan dengan keberhasilan dan kesuksesan. Ada simpul lain yang berbeda simpul itu adalah kehendak Allah swt.
Pada simpul ini harus melakukan segala sesuatunya dengan baik, profesioanal, tertib, dan penuh semangat, maka hanya ada satu cara menyikapinya, berdoa, berharap dan bertawakal.
Karena ruang gelap ini dapat dilihat dari ekspresi jujur setiap orang, bahwa setiap ikhtiar yang diusahakanya mau tidak mau, ia harus menutup kalkulasi optimisnya dengan kata "semoga" atau "mudah-mudahan". Persis seperti seorang ibu yang melepas anaknya ke ruang ujian. Ia tau anakanya rajin belajar tapi tak urung ia harus tetap mengatakan, "Mudah-mudahan kamu berhasil, Nak!"
Orang mukmin harus yakin Tuhannya hanya Allah, juga harus meyakini bahwa Dia-lah yang menentukan Rizky, umur dan jodoh, serta segala ketetapan lain atas dirinya. Kita harus punya cita-cita dan harus mengejarnya namun harus ada ruang gelap yang harus disisakan, untuk segala "kata akhir" dari kehendak Allah swt. Pada ruang gelap itulah kita menmbatkan suluh iman agar tak jadi latah bila mendapat karunia, dan tidak juga putus asa bila mendapat cobaan.
sumber :Tarbawi, 2003
Pada simpul ini harus melakukan segala sesuatunya dengan baik, profesioanal, tertib, dan penuh semangat, maka hanya ada satu cara menyikapinya, berdoa, berharap dan bertawakal.
Karena ruang gelap ini dapat dilihat dari ekspresi jujur setiap orang, bahwa setiap ikhtiar yang diusahakanya mau tidak mau, ia harus menutup kalkulasi optimisnya dengan kata "semoga" atau "mudah-mudahan". Persis seperti seorang ibu yang melepas anaknya ke ruang ujian. Ia tau anakanya rajin belajar tapi tak urung ia harus tetap mengatakan, "Mudah-mudahan kamu berhasil, Nak!"
Orang mukmin harus yakin Tuhannya hanya Allah, juga harus meyakini bahwa Dia-lah yang menentukan Rizky, umur dan jodoh, serta segala ketetapan lain atas dirinya. Kita harus punya cita-cita dan harus mengejarnya namun harus ada ruang gelap yang harus disisakan, untuk segala "kata akhir" dari kehendak Allah swt. Pada ruang gelap itulah kita menmbatkan suluh iman agar tak jadi latah bila mendapat karunia, dan tidak juga putus asa bila mendapat cobaan.
sumber :Tarbawi, 2003
Langganan:
Postingan (Atom)

