Selasa

Apartemen 1

Inilah kami Indonesian girl

Apartement 1

Hmm, ini dia penghuni apartemen 1, Indonesian. Khusus untuk Orang China dan Indonesia dipisah tempat tinggalnya di Red House, sedangkan si bule bule lain di Westpark house. Positifnya saya ga perlu khawatir karena kultur yang beda, atau ikutan party sagala (kadang maraleus haha), tapi negatifnya jadi kurang gahol sama si bule bule. no problem no problem
Kalau diudang party gitu, kami datag lebih awal jam 8 p.m udah stand by, jam 9/10 p.m udah pulang. padahal pesta nya baru mulai tuh (hihihi).
So gahulnya sama orang China deh, plus orang Brazil. Saya juga bingung kok bisa gitu, kan sama sama bule.
Kami terbiasa mendengar orang china ngobrol, kalau ngobrol kaya ngajak perang, cepet plus cang cing tsue tsue. Beda sama orang Rusia mereka ngobrolnya banyak gigit lidah ststst, khakhirstu, kayak yang bisik bisik. Nah, kalau kita ngobrol  kaya gini katanya : lalolalolalo. #(Hahaha) =__= masa sih!!.

Kadang mereka suka dijailin nyebut "Aku Jelek" "Aku Cantik" "bola bola cinta" "baby bala bala" pakai bahasa Indonesia, haha adeuhdeuh.parah deh.

Oh iya Bahasa Belanda juga banyak yang sama dengan kosakata kita. Kaya Kerupuk, sambal, nasi, capcai, babi (daging). Bahaya ni ga bisa ngobrol rahasia di depan mereka (haha), enggak juga sih mereka ga akan mengerti toh kalau berupa kalimat lebih sult dicerna. Disini kalau kita mau ngobrol rahasia, pindah jadi pakai bahasa dari negara masing2 (kwkwk).

Belum lagi saya dibilang orang China, tapi pas difoto warna kulit beda koookk, cuman mata saya aja yang kadang kadang sembunyi kalau ketawa!!, saya agak coklat Indonesia banget kan (haha).
Alhamdulillah nya, saya punya 2 temen lagi dari Indonesia jadi ga terlalu sendrian amat. Galau melulu ntar kalau sendrian.



Masak

Sewaktu, tinggal lama di US, saya sangat bingung untuk masak. Secara, beda sekali bumbunya, tapi apa daya saya harus belajar masak sendiri. Biar kata ibu keahlian masak itu bakal berkembang ketika kita berkeluarga, tapi ga ada salahnya belajar mulai dari sekarang (haha) setidaknya hanya bisa ga perlu profesional.

Tapi, pada kenyataannya masak itu itu aja hadeudeuh.



Aheeyy, saya sudah bisa masak balado kentang (mak fav), rendang, Mpek Mpek, Sop, Tekwan, balado telur, Ayam goreng sambal kecap. Masih ada lagi tapi ga saya foto, sayur sayuran, tumis cumi bumbu pedas, dll.
maaf ya, jadi kaya pamer. (hhe).
Ada lagi yang di ajarin Memei masakan china, yaitu Dumpling (mirip empek empek sih)
Yah. itu mah emang resep sederhana, tapi pakai bumbu seadanya.(haha). "Da aku mah apa atuh!" (hihi)
Jarang banget bikin resep luar, emang lidah ini Indonesia banget, kurang srek aja kalau ga makan makanan rumah.
Kisah lucu bikin empek empek adalah kebayakan aer dan pas dibulet buletin telur yang saya masukan ke dalamnya lumer kemana mana. Hampir ingin menyerah tapi udah setengah jalan. Tambahin lagi deh itu tepungnya lama lama ya makin banyak =_=".
Tapi akhirnya jadi juga, yang makan diri sendiri ini (haha). lumayan enyak enyak, biasanya ibu nambahi ebi di bumbunya, tapi kemarin itu aku tambahi terasi (hahaha). Yaaa sama sama udang lah. tapi enak, hanya yang ga pas itu gula merah nya, lebih enak yang masih kepalan dari pada yang sudah halus.
Si tekwan juga sama resepnya sama si mpek mpek, hanya beda kuah plus bihun. #yang penting kenyang.

Beda lagi pas bikin rendang, adeudeh, karena ibu biasa pakai air kelapa segar yang diparut, tapi ini pakai yang sudah jadi alias kalengan seperti K*ra, di Indo. Rasanya tentu beda banget. belum lagi harus pake bumbu rempah yang bikin wangi. Biarpun gitu rendang rendangan jadi lah (hihihi).Bikin rendang menghemat tenaga, bisa disimpan sampai besok besoknya besok lagi. (hiyyaaa).
Masak telur balado juga saya usahakan kuning telurnya berwarna kuning segar alias ga terlalu matang. Enakan gitu!

Tapi setiap hari bingung juga sih masak apa lagi ya,

Es Salju
Awkward moment adalah ketika salah satu teman saya membuat es salju. Es salju itu esnya ngambil dari salju d depan rumahh (omg). Tapi ambilnya salju yang baru turun terus ditampung. Ga tau deh itu kandungan vitaminnya apaan yang penting udah pernah rasain salju baik yang ditelan atau nempel dikulit lah (kkkk).
Enak kaya makan es doger Di Indonesia, dikasi buah kaleng dan sirup.
No problem no problem! (hahaha, ampunampundeh!)

Jumat

My Acivities

Holla, hallo, hello
Selama setaun sebenernya yang saya lakukan samaa setiap minggunya, hanya ada sedikit bumbu lah, jadi seruu.
misalnya:

1. English class
hmm ini adalah ajang refreshing setiap seminggu 3 kali. Tapi saya hanya ikut 2 x seminggu, karena cape juga, abis pulang dari kerja jam 5 harus bersiap diri (mandi masak) jam setengah 7 berangkat ke kelas. Disana kami para student bertemu uuntuk belajar b. inggris tanpa dipungut biaya apapun. (hihi). Disana pakai aplikasi Rossetta stone untuk belajar di komputer (listenimg, reading, dan writing). Seru sih, berasa private. Pukul 07.30 kami istirahat, disana disediakan makan makan kecl (kue kuehan). Setelah itu masuk kelas lagi hingga pukul 09.00 malam untuk bahas article dan menulis diary

Awesome momment
Paling asik kalau udah nulis buku harian (hahaha), tapi topiknya sesuai yang ditanyakan oleh bu guru. Jadi kaya yang curhat sama pembimbing (hehe).

2. Masjid
Hmm, jangan salah disini ada masjid juga loh, hanya kadang dibeberapa tempat masjid ini dibangun tanpa kubah. (hanya seperi gedung biasa. Kami sering kesana ketika Ramadan tiba, sedih sih rasanya. Tapi makanan buka puasanya enyak-enyak (haha). Sesuatu yang baru juga ketika berpuasa selama 15 jam sehari apalagi pas summer. Bayangan saya, saya bakal kehausan karena panas dan rentang waktu yang cukup panjang. Tapi alhamdulillah kalau sudah niat semua berjalan lancar, apalagi summernya ga terlalu panas (suka datang hujan) disiang hari.Ya, kemarin itu short summer dan tak berasa.

Di foto atas, tiga dari kami berasal dari Russia, saya lupa namanya karena susah diingat, yang saya ingat hanya Lyuba.( hehe). Dalam bahasa Russia Lyuba itu artinya cinta. Seru jalan jalan dengan mereka hihi, semoga bisa ketemu lagi. Umur mereka juga jauh di bawah kita, yaitu 19 tahun.


3. Ke Mall
Ini sih jarang jarang, hanya yaa cuci mata kalau ada tumpangan kendaraan. Kebetulan kemarin ini diantar dengan ibunya Lyuba, jadi alhamdulillah bisa cuci mata. (hihi). Yang bikin bingung itu beli makan hadeuuh, bingung itu daging apa yang dijuhal, meskipun kamu bilang meat kita ga tau itu meat jenis apa pork or no. Sedangkan banyak bahasa lainnya dagng babi atau mengandung babi. So kita berhati hati. Kalau ke mall kadang saya hanya beli coklat haha.


Nah yang ini makan kentang sama burger, isinya insya Allah daging sapiii. Oh iya, jajanan kaya MC. D, K*C, burg*r K*ng disini sepi peminat loh, beda kaya di indo rame banget (kenapa ya?), Kisah yang paling lucu itu ketika makan ditempat tersebut tapi ga ada NASI, of course, disitu ga pake nasii jadi cuman makan ayam aja bejibun. Mereka menggantinya sama mash potato. Tapi tetep perut orang Indo mulai protes setiap si nasi ga bertamu.

4. Main ke rumah Teman
Nah, pas musm panas kami main ke rumah Monica (salah satu guru bahasa Inggris). Disana kita mulai masak masak, khas negara sendiri. Kami yang dari Indo bikin perkedel kentang sama puding jeruk (Puding instan yang saya bawa dari indo haha). Kebetulan kami cuman berempat yang diundang (Memei, Ina, Saya dan Kun). Dirumahnya Monica punya 2 anjing dan 2 kucing, akur loh mereka. Kebetulan saya agak takut sama anjing takut digigittt (trauma temen pernah diggit anjing di depan mata saya), mana diikutin melulu, gede lagi =_=. Karena menghormati guru saya, saya mencoba untuk tenang walau kadang kaget melulu haha. Saya lebih tertarik dengn dua kucingnya, yaitu Tobby dan Frank. Lucu bangettt, yang satu endut dan kerjanya bobo mulu, dan yang satu lincah sukanya duduk di perosotan rumah. Monica juga mengajak kami ke botanical garden loh, untuk melihat banyak jenis tanaman disana.

Di Musim dingin kemarin kami main ke rumah Hajara dan Waheeda (orang Srulanka) yang kebetulan tinggal lama disini. Mereka keluarga yang baik, selalu membantu orang. Tak heran mereka selalu drepotkan kami anak anak Indonesia. Hajara dan Waheeda itu seumuran ibu saya, jadi berasa ada ibu disana walau kadang kangen sekali dengan ibu dirumah sewaktu tinggal disana dan dia Girl on Fire, wajib ditiru sosok dia untuk para perempuan.Dirumahnya bukan hanya dia tapi juga ada ibunya (biasa kami panggil Nani), dan ayahnya (biasa kami panggil apa), seru berasa tinggal drumah karena bau rumahnya Asia banget.hihih.Tak kalah menarik, Apa juga punya kebun kecil, dia biasa menanam strawberry, cabai, terong, canteloupe. Terkadang hasil panennya dibagikan untuk kami(hihi).



5. Sport

Olahraga itu ajang refreshing juga, selain main bulu tangkis, voly dan senam saya juga suka lari. Dari dulu saya suka sekali sama yang namanya lari (asal jangan lari dari kenyataan aja haha), makanya pas di Tingkat Persiapan Bersama (IPB) saya ikut lomba lari estafet 400m x 4 . Tapi seiring berjalannya waktu, hobby yang satu ini mulai memudar, karena ga ada temen yang diajak juga sih, kan asiknya rame-rameee (haha). Kali ini, saya ikutan lomba lari 3 km dan 5 km. Karena saya niatnya lari jogging ya jadi saya menjadi peserta pertama dari belakang, ga paling terakhir juga sih hahaha. Tapi ya itu seru banget. Dari mulai festival Strawberry (di Albion), sampe yang bikin tim dari company (di Batavia). Alhasil yang tim Menang brooh, hahaha, sempetin megang pialanya. Seruuu!! Ini adalah pengalaman lari saya yang terjauh. (haha), ga berani deh nyoba yang 7km bisa langsing parah eike, plus pingsan dijalan duluan. haha
Pokoknya pas perlombaan, orang orang udah kaya terbang (sreeeeet), maklum saya kan short leg haha (alasan tak masuk akal).Untuk ikut perlombaan ini kami juga latihan dulu setiap hari kamis sore (sepulang kerja). Mamam deh, cape banget, tapi badan terasa ringan setelahnya.


6. OHIO
Inilah acara inti dipertengahan tahun yang bener bener pengen banget saya liat pertanian mereka yang begitu Wow dengan teknologinya. Ternyata memang bener Wow, saya hanya bisa bengong liat robot pemindah pot , belum lagi mesin pemindah bibit plus pembibitan, mesin pengemas bunga dll. hadeudeuuh. ampun ampun deh. Disuguhi refreshing ke kebun binatang OHIO dan liat balap mobil, seru lah pokoknya. Sampe nonton bareng piala dunia German vs Belanda, cihuuyyy German doong, my fav football player Miroslave klose.#eh.

7. Seluncur
Nahhh, kalo lagi strees enaknya main ini, seluncuuuurr. Awalya sih takut, tapi ternyata asiik. haha.Bisa teriak kecang. Shally salah satu American dan teman kami di Company mengajak kami untuk ikut sledding. Dia wanita yag baik. Kalau saya makan siang di loker, dia ikut menemani saya makan disana.

Barbecue, di Pantai...Waa ini juga asiik. Selain bisa memandang pantai, juga bisa makan makanan segar hihi.Ini kita lakukan pas musim gugur.
8. Trip ke NY dan WDC
Hmmm, ini juga asikk, ya sambil menyelam minum air lah.
Madame, museum Science and History dan Menara liberty yang membuat terpaku.
NYC


WDC




Dan di WDC , semua museum gratis untuk dikunjungi. Mantep lah.


9. Random
Ini campuran kegiatan yang sering dan kadang dilakukan juga,

Mulai dari main musik bersama Sofeea di belakang rumah, udah kaya piknik. hihi. Pergi ke Halal Market, Main di perpustakaan, makan di restoran (cuman sekali) karena tempatnya dekat apartemen dan anehnya kita belum perah ke sana sama sekali, karokean di restauran. Setiap Kamis malam kami rutin ke Horton coffee hanya untuk sekedar practice Eglish, seru apa aja diomogin haha. Sorenya, kami jogging kadang main bulu tangkis dengan Memei.Saya juga pernah merasakan yang namanya Halloween. Beberapa rumah disana megubah desain rumahya mejadi meyeramkan, ditambah labu yang ditaruh di depan pintu rumah. Jika ada labu di depan pintu rumah berarti si pemilik rumah memiliki permen yang dipersiapkan untuk anak-anak. Pada saat itu banyak anak anak yang pakai kostum yang lucu hihi.


Masih banyak lagi aktivitas lainya yang belum saya sebutin, ke Apple Farm, Botanical Garden, Niagara fall dll. Asik Alhamdulillah.=)

Umumnya di negeri Paman Sam

 26 November  2014

Hello world,i really miss you all so much ( ganti aksen ) #pret

Sudah lama banget saya ga nulis, need a long time to collect some spirits for write something here.
Oke, i'll start when i was going far away from my hometown and i have been here for 9 months.

Albion village


Saat ini saya tinggal di Albion, NY, US, desaaaa banget di Albion ini, kalau kemana mana susah, harus ada mobil sendiri, transportasi umum jarang. Ya memang pada kenyataanya meraka yang tinggal disini pada punya mobol pribadi. Tapi saya masih punya sepedah (hahaha).

Salah satu hal yang bikin ngena di hati adalah ketika kamu pergi jauh dari negaramu dan kemudian baru menyadari bahwa negaramu lebih indah dari tempat yang kamu singgahi sekarang.

Hasil investigasi :

MAKANAN :

Jangan ditanya indonesia lebih beruntung, kita bisa petik buah dimana aja, pisang, pepaya, mangga, jeruk, nanas, manggis, dan terutama alpukat. Buah yang saya sebutin tadi Muahal di negara 4 musim (especially here).Buah asal negara tropis lebih bersi dan mengenyangkan. Beda dengan buah disini, umumnya keluarga berry berry an, kecil dan hanya berair. Malahan buah asal sini jadi kurang menarik untuk dibeli. Buah pisang yang biasanya diitung 1 sisir, ini belinya dihitung perbuah. I remember about my favorite banana like "sereh" banana. Disini sih yang dijual pisang cavendish. Mau bikin goreng pisang aja suseh kaga ada pisang oli dkk.(haha).

Kalau kamu tinggal disini pasti lebih banyak makan ayam,daging, keju, susu. ya bukan karena kebiasaan Barat terus ikut ikutan, tapi untuk hal tersebut harganya lebih murah dibandingkan dengan sayuran. (makanya banyak orang sini yang obesitas). Sehari hari makanan saya sayur buncis, kadang kadang beli bayam, wortel (harus ada setiap minggu). Pokoknya galau kalau mau beli sayur, tapi herannya saya ga gemuk gemuk makan serba berlemak. (that is my problem). Masakan siap saji disini banyak banget sampe sayur kaleng lengkap, (instant).
Hampr smua barang dijual di supermarket, termasuk sayur dan buah. Mereka juga ada yang punya farmer market tapi produk mereka sebagian masuk ke supermarket. Wah kalau cerita pertanian disini, saya cuman bisa melongo, wajar mereka ekspor komoditas pertaniannya besar, wong lahanya juga luas bangeeett.

tapi jangan salah kami bisa beli sayur murah (masih mahal si kalau untuk kantung Indonesia), di Asian food Market. Belanja disana sudah kaya nemu sodara (hahaha), walaupun sodaranya sipit sipit (kwkwkw).

Adisti, Memei, Putri dan Dita (Promosi Indomi)

SANDANG :
Jangan ditanya Indonesia lebih beruntung, kita bisa dapat kain dimana mana dengan corak dan harga yang jauh lebih murah. Disini bingung mau beli baju, semua Made in China, Made in Indonesia, Made in Vietnam, Made in asia lainnya. Begitupun sepatu merk terkenal Nike materialnya Made in Indonesia. #hellow. Saya punye cerita ketika saya pakai baju batik ke Supermarket terdekat disini, somebody said" wah your clothes was beautiful!", kalau aku bawa banyak batik udah aku kasih sebagai promosyi (haha). Satu lagi ketika pakai tas kulit banyak lagi yang nanya " your bag was good, where did you buy it?", lagi lagi promosi negaraku tercintah. Disini sesuatu yang bagus itu mahaaal syekali walaupun negara ini penghasil kulit dan daging terbesar juga, tapi kalau di Indonesia sesuatu yang bagus itu bisa didapatkan lebih murah. Dan disini ukuran baju saya disamakan dengan badan umur 15 tahun (teenager), ukuran baju dalem pun begitu ==__==. Baju dalem dengan harga 30 ribu 1 buah di indonesia sudah mahal, disini harus keluar 8 dollar more to buy one. Apalagi brand Vic***ia Secr*t, ampun ampun deh satu pasang baju dalem harganya 50 dollar more, katanya yang pake itu jd "good looking", untungnya saya bukan tipe yang mudah terbujuk iklan. Beruntungnya saya bawa banyak baju.(hehe)

Mereka pintar bisa bayar murah untuk negara pembuat dan menjual harga mahal di negaranya. Ditambah lagi orang kita lebih senang membeli brang luar yang harga mahal, tapi di sini mereka lebih senang membeli barang kita yang sudah tentu lebih murah dari barang buatan mereka (khusus untuk sandang).

Masalah sepatu, baju dll, masih oke di negara kita. Sempet bingung banyak artis yang ba ngga kalo beli di luar, iya mahal karena belinya dihitung pakai dollar plus brand yang kalau dirupiahkan menjadi muahal.

JALAN RAYA

Nyebrang jalan, pencet dulu

hmm, macet sudah pasti ada di kota-kota besar seperti Newyork. Macet syekali, kalau di Jogja kaya jalan di Malioboro. Tapi peraturan lalu lintasnya sangat ketat, mobil yang kecepatannya lebih dari yang dientukan di jalan raya, langsung polisi datang mengejar mobil tersebut. Jika ada orang yang jalanin mobilnya ga becus, alias pungkal pengkol (kata orang sunda mah) lansung ketawan sama polisi dan dimintai sim. mantep lah. Pejalan kaki itu diutamakan dibanding pengendara, setiap ada yang mau nyebrang pasti mereka berhenti duluan walau ga ada lampu penyebrangan.Membunyikan klakson juga dianggap tidak sopan disini, makanya itu dilakukan untuk keadaan darurat.Yang namanya motor itu ga ada disini, ada pun motor gede Harley, dan itupun beberapa orang saja (kaya perkumpulan orang yang punya motor harley).
Kurangnya public transportation, kaya subway (kereta bawah tanah) di NY, itu no recommended, kurang baik suasananya. Kondsi jalan di kota besarnya seperti NY, sama dengan di Jakarta atau Bogor, macet dimana mana, bener bener crowded sama manusia.

 middle story:.....

Jangan heran juga ketika ada anak 15 tahun yang berani beraninya ngajak kenalan orang tua seperti saya dan slah satu teman dari indonesia ketika duduk asyik baca buku di perpus.
Pergi ke perpus, adalah acara rutin saya di summer time setiap sabtu kalau ga kerja, saya sempatkan pergi ke sini, Lumayan nemu banyak banget buku National geographic. aaaakk, iya kalau nemu yang hard cover langsung nyanyi "ingin ku milikiiii, dengan sepenuh hatii, !" (hehe). Oh kalau foto ini saya ambil ketika masuk kelas jam 6.30 malam dan winter time. iya setiap Selasa kelasnya di perpus.


"Hello, .....", "how old are you".

Kami hanya menjawab "guess?!". 

He said " you must be 10 years old".,,

(hehe,) ya kita hanya tertawa, "no!! we are older than you",

"oke 15 years old, because iam 15!".. lagi lagi kita cuman tertawa.

"Frankly, iam 24 years old and my friend 26 years old!". Giliran anak bocil itu yang ketawa

" impossible, ,are you sure!"..
(dalem hati) "we are pretty sure..!" I feel young here (kwkwk.)
i think the reason is because we looked too thin in everypart on body.(haha) ==> no problem, no problem. =_='

oh iya, singkat kata : Mereka mampu menghasilkan inovasi yang bisa membuat mereka bertahan, bahkan inovasinya bisa menghasilkan income yang besar dan tersebar ke luar negara mereka. Mereka bisa membuat produk yang mampu dijual mahal dan berharga.

kenapa coba bisa bilang ini, karena ngeliat barang barang kecil kaya pensil, penghapus, (alat-alat sekolah), baju mereka lebih memilih impor, dan kalaupun mereka buat ga sebagus yang kita punya. So mereka mnguatkan apa yang mereka punya (kayaknya sih)dan lebih menguntungkan kalau dijual. Ga tau kenapa saya sampe kleyengan nyari lem kertas #pengalaman, di ndo yang 100 perak aja ada. Beli pensil (cetrek cetrek) harus se pack, sekali pake langsung buang (jarang yang jual isinya). Cari tempat betulin barang elektronik jarang, sempat nganterin teman untuk repair leptop dia, malah disuruh beli yang baru. (buseet). Yups, saya mendengar dari salah satu American disini, kalau barang elektronik mereka punya jatah kurang lebih 5 tahun an, kalau rusak ya beli baru.(walaupun itu rusak kecil).

Kalau mau merasakan surga dunia kesini aja, semua serba praktis dan dimanjakan. Tapi, Saya mending di Indonesia ajah =)