Ahaaa...hari Minggu memang enak ngegodain buku-buku cantik,
apalagi kalau dapat buku baru ahahahah.. #eh
memang asyik kalau menelusuri bagian dalam makhluk hidup, disitu kita bisa banyak bersyukur dan, ternyata banyaaak kegunaanya, padahal mereka dibalik layar kerjanya #loh..
buku Ui Press : dr. Lily Djokosetio Sidiarto (Ahli neurologi /Syaraf)
sebelumnya buat yang akan punya anak (karena saya, eh kami deh... sepertinya akan jadi tante dari 3 ibu muda) heuheuheu, ini adalah informasi cantik dari saya,
dan kebetulan kalau dalam bahasa Pertanian bagian pemuliaan, mendapatkan anak yang siap dirilis menjadi varietas komersial..
contohnya, anggap saja.. kamu ngaku hibrida tapi kemampuan adaptasinya kurang heuheuheu...So, anak kita semua harus punya kemampuan adaptasi yang baik agar bisa lanjut jadi varietas komersial...tentunya harus bermanfaat untuk sekitar =D
cek it out
Ada yang bilang kemampuan seorang anak itu turun dari seorang ibu, itu memang benar tapi tidak semua ibu dapat menurunkan kemampuanya itu semuanya.
menurut buku tersebut :
Terdapat Faktor esensial yang mempengaruhi perkembangan otak balita :
1
. Faktor Internal : Genetik (keturunan) yang berkisar antara (30 - 60%)
2.
Faktor Eksternal : Pengayaan lingkungan (
enriched enviroments)
==> a. Gizi yang seimbang (protein, sayur, buah, dan karbohodrat)
b. Asi
c. Interaksi (
feed back)
d. Tantangan dan seni (
challenge dan art)
e. Gerakan
(movement/exercise)
 |
| doc: Adisti |
Nah yang sering diabaikan ternyata faktor
Gerakan padahal, ternyata gerakan dapat menstimulasi dan mengembangkan potensi otak anak. Makanya ada jenis pendidikan senam aerobik, anaerobik dsb.
Diantara Otak kanan dan kiri ada jembatan yang namanya
Korpus Kalosum, yang dapat menyeimbangkan fungsi kedua otak tersebut.
dan gerakan merayap (
crawling) dan merangkak (
creeping) mempunyai dampak meningkatkan potensi otak.
cara itu khusus anak kecil ya,,kalau untuk segede kita-kita mungkin dengan cara yang berbeda heuheu
tapi saya juga bingung, dalam realitanya, seorang yang pintar secara akademik, jarang yang bisa olahraga, apa malu-malu kali ya,,,
Ada lagi kalau orang memiliki kelainan pada otak kanannya akibatnya orang tersebut berbahasa monoton, tanpa penekanan, tidak menggunakan gerak-gerik tangan dan tubuh waktu bicara.
1. kemampuan penguasaan tata bahasa yang benar adalah fungsi belahan otak kiri
2. kemampuan penggunaan bahasa yang baik adalah fungsi belahan otak kanan
3. kemampuan penguasaan dan penggunaan bahasa yang baik adalah fungsi kedua belahan otak sekaligus dengan peran korpus kalosum sebagai jembatan penghubung.
Keberhasilan anak tidak terlepas dari peran orang tua dalam mendidik anak dirumah...
Kapan Anak dinyatakan lambat berbicara??
a. Anak usia 10 bulai belum mengoceh
b. Umur 18 bulan belum menguasai beberapa kata
c. Anak usia 2 tahun belum mengucapkan kalimat 2 kata atau bicaranya tidak dapat dimengerti atau dipahami orang tuanya
hmmmmm.. begitu yaa..
oh ya, adakah yang tau mengapa SLB (Sekolah
Luar Biasa), dinamakan seperti itu "Luar Biasa"..
oke, kita usut dari awal...setajam silet.. #eh garing
Ada anak-anak yang mempunyai kemampuan otak luar biasa
(exceptional brain), yang disebut "g
ifted children" tetapi sekaligus mengalami kesulitan belajar, yang sering disebut "
twice exceptional".
Seorang anak yang memiliki otak cemerlang dalam sebuah bidang pembelajaran, tetapi dalam waktu bersamaan juga mengalami kesulitan belajar di sekolah <===teka-teki yang sulit dipecahkan
oh ya, maksud sulit belajar disini adalah kemampuan otak yang sulit menerima ajaran bukan malas ya...
contohnya adalah Raymon sebagai orang yang terbelakang mental - kesulitan belajar dan memiliki ciri-ciri autisme tapi juga memiliki kemampuan aspek kognitif yang disebut
idiot savant . Tapi Raymond memiliki kemampuan daya ingat dan berhitung yang cepat dibandingkan orang pada umumnya.
Ternyata
idiot savant tidak hanya dimiliki oleh yang terbelakang mental saja tapi bisa dimiliki oleh orang-orang normal mentalnya atau bahkan orang- orang jenius ==>;
monosavant dan
savantism
So mereka orang yg memiliki talenta luar biasa/istimewa....
Dua jenis
idiot savant
1. kemampuannya melebihi orang-orang yang ada disekitarnya
contohnny : berhitung cepat, dapat mengingat daftar nama dan nomor telefon yang tercantum dalam buku telefon,
2. memiliki kemampuan yang luar biasa dibandingkan kemampuan lainnya yang ada pada dirinya
contohnya : dapat membaca kata dalam Bahasa Belanda, Inggris, dan Prancis tapi dia tidak mengerti apa yang dibacanya (hiperleksia), dan contoh lainnya dapat memainkan beberapa alat musik.
nah bagaimana?
Pembelajaran Pra Sekolah
anak yang belum sekolah biasanya diajarkan sesuatu yang berhubungan dengan otak kanannya, seperti bebas berkreativitas, belajar berperilaku sosial, menguasai keterampilan praktis (makan, berpakaian, toileting, memberi salam pada orang tua, memebri perhatian dan mengerjakan tugas).
pada pra sekolah lebih lanjut dapat memulai menanamkan "scholl readiness" (belajar dasar baca-tulis-hitung), mengembangkan rasa ingin tahu, keterampilan berfikir, kosakata, dan pengetahuan umum.
dannn belum pada penekanan pengembangan intelektual atau akademis (oleh otak kiri)
Nhaaaahh, pembelajaran dengan otak kanan akan membuat
orang mampu bercerita secara global,
imajinatif, intergratif
biasanya hasil belajar mereka lebih baik di
ujian essai

==> ooooh begitu...
Otak juga
bukan organ statis, tetapi
dinamis yang senantiasa tumbuh dan berkembang membentu jaringan antar sel (nerve cell connection) yang baru
Pertumbuhan jaringannya dipengaruhi oleh rangsangan dari luar atau stimulasi dari luar
Plastisitas otak adalah kemampuan struktur dan hasil fungsi yang dipengaruhi aktifitas yang sedang berlangsung. Plastisitas menyebabkan perubahan kondisi sel secara bertahap, tetapi pada kondisi labil maka akan terjadi perubahan mendadak. jadi kualitas otak yang semula baik tampak merosot.
Nah looh,, makanya jangan labil ya...
Otak beradaptasi terhadap stimulasi lingkungan untuk menimbulkan
"dendritic sprouting" dengan begitu bagaimana aksi lingkungan terhadap individu dan bagaimana reaksi individu terhadap lingkungan. Interaksi inilah yang menimbulkan "
dendritic sprouting"
"semakin banyak anak diberikan stimulasi lingkungan, makin banyak terjadi pertumbuhan jaringan antar sel (dendritic sprouting). Atau dengan kata lain semakin cerdas."
Kemampuan Whole-brain thingking berarti bersangkutan mampu menggunakan belahan kiri dan kanan sama baiknya. Atau mampu mengintegrasikan
AKAL dan AKHLAK sekaligus.
so, hasil dengan metode yang salah akan menghasilkan anak - anaknya sebagai robot.
nah Buat yang sedang mengandung sepertinya harus banyak-banyak memfungsikan fikiranya, biar ketularan ke dedeknya...tapi jangan stress juga,, heuheu
sekiaaan....