hmm..tanaman obat keluarga.
seperti yang pernah saya ceritakan, hmmm
di
Bogor juga sudah ada tempat yang mengajarkan budidaya tan. obat,
pelatihan yang berhubungan tan.obat, ramuan, dan bahkan ada yang sudah
jadi obatnya, tapi saya lupa tempatnya. khekhekhe..=p
saya juga tertarik pada prospek tanaman obat
ini, walaupun di Indonesia masih dibilang masa perkembangan seperti
jamu gitu, ataupun dalam bentuk keringnya. rempah-rempah gitu.
apalagi kalau kita bisa meramunya..hmmm mantaplah.
saya
lihat...semakin jauh ke depan banyak orang yang memerlukan sesuatu yang
dapat menekan efek samping dari pemakaian obat-obat kimia.
kalo dipertanian inputnya ditekan jadi LEISA deh, hehehehehe.
setidaknya untuk keluarga aja dulu.
seperti gulma, tanaman hias, juga dapat dijadikan atau termasuk tanaman obat juga, hmmm.
manusia
di masa depan mungkin saja memerlukan tanaman atau pengobatan
herbal..kalian tau sendiri, makanan, minuman zaman sekarang sudah
macam-macam yang juga dapat menjadi sumber penyakit dan sekarang saya
melihat banyakk banget yang mudah sakit, yaa termasuk kadang saya, karena saya darah rendah, saya makan kencur khaan hehehe,
hmmm,kemungkinan balik lagi ke alam.tapi bagaimana kita
menjadikan tan.obat tersebut menjadi produk hilir, yang bisa dimakan
oleh semua orang,terutama anak-anak.
dan apakah teknik
pemuliaan tanaman juga bisa ya untuk tan. obat ini.kalo tan pangan dan
horti (buah, sayur) dilihat ketahanan, untuk produksinya, rasa, dan penampakan hingga menghsailkan yang terbaik juga
begitupun tan.hias kita melihat hasil penampakannya cont : warna, bentuk
yang bagus tanpa harus melihat kandungan di dalam tanamannya,
tapi kalau tan.obat harus tau kandungan didalamnya sebagai jalan
untuk mengetahui "Berkhasiat untuk apakah tan.ini??".zat dan kandungan
apa pada tan tersebut yang bisa dijadikan obat untuk penyakit
tertentu!?".apakah bisa dilakukan penyisipan gen tertentu yang bisa
menambah khasiat tan.obat tersebut?"
==> akh penasaran ane.
yaksudlah...belajar saja dulu yang bener.ckckckc..
**a