Assalamu'alaikuuuuuum
helooooo teman semua =D
okee hari ini saya mau bercerita tentang AGRIFUN..
heuheuheu....HARI JUMAT Di JELANG SIANG TRANS TV..nonton yaaa .
disitulah saya mengajar praktik pertanian (nanem aja siii kalau budidaya tanemannya..)
nah ceritanyaa,,hari Senin kemarin Agrifun kedatangan liputan dari salah satu media siaran tv...
kedatangan kembaran saya juga KAMIDIA RADISTI...heehehehhe =P #ngaku-ngaku
tapi sayang ga bawa kamera jadi ga foto bareng dah,,heuheuheu #lupa
nah kegiatan ngajar nanenmnya di bawakan oleh Kak Neisha (kaka kelas Agh yang udah lulus)
...waaaa jadi artis sehari,,heuheuheu
hari itu adalah hari lupa ingatan..karena saya lupa bahwa harus berangkat ke agrifun, ternyata bukan saya aja,,personel yang lain juga pada lupaaaa... mana mbak Fristi yang biasa jadi ibu kordinator lagi ke Medan (ngurusin hewan-hewan cantik,,) , teman saya ica naik gunung..nahhhh teruuusss...riweuu banget dah....buru-buru akhirnya...ckckckck
tugas saya saat itu jadi guide...kejadian yang bikin saya menohok adalah ketika ada adik kecil yang pengen main flying fox...umur dua taunnnnn... ya ampun
"ibu yakin bu anaknya berani?'
ibunya jawab :"gapapa tadi dia kepingin,,,!"
nah mbak Radisti malah nanya juga sama saya.. "itu ga papa naik?"
saya :" gapapa mbak kalau adiknya berani hehhehe!"
Mbak Radisti juga tertarik loo sama nanem-nanem gitu...
di akhir acara...dia nanyain Rooton F , di Agrifun Rooton F biasa diesebut susu buat tanaman tapi bukan susu sapi jugaaa, secara khususnya Rooton F itu hormon penumbuh akar pada tanaman, jadi untuk tanaman akar rimpang, atau kegiatan perbanyakan secara vegetatif buatan...=D
nahhh,,Mbak Radisti tertarik sama fungsi rooton F tersebut...
pokoke hari itu bingung dan seruuu...^^
......................................
nah kalau kegiatan hari ini,,,giliran ane yang ngajar nanem,,hihiihi....enak ngajar adik-adik hari ini karena mereka ga diem aja alias semangat...ternyata memang gak enak kalau berdiri di depan tapi adik-adiknya diem aja bingung antara ngerti atau gak...heuheuhue...
nahh....ibu-ibunya juga menawarkan kalau diadakan lagi kegiatan nyangkok, stek atau sebagainya untuk anak-anak Sd....
waaaaa...seruuu deh kalau begitu..hihihi
Here are stories about my unique experiences during school and holiday with my dear friends. Some experiences that never be forgotten (ordinary, happy, until sad)
Selasa
Rabu
ADAB BERMAJELIS
![]() |
| www.plimbi.com |
Bermajelis bukan berarti kumpul ngaji aja,, tapi bisa juga di kelas saat kuliah...atau pertemuan tertentu..
adabnya cukup bagus untuk diikuti..:
1. Sebelum bermajelis harus memperbaiki penampilan (sebelum berangkat yaa mandi dulu hihihi, rapih dan bersih)
2. Tidak menyuruh seseorang untuk berdiri dari majelis kemudian duduk ditempatnya
==> maksudnya jika seseorang sudah menempati tempatnya dalam duduk maka kita tidak boleh menyuruhnya pindah atau bergeser...karena memang itu sudah dia tempati pertama kali
3. Melapangkan majelis
==> di dalam pertemuan itu jangan terlalu dempet-dempetan, maka sewajarnya kita melapangkan tempat agar nyaman juga kan duduknya (Surah 58 :11)
4. Jika seseorang meninggalkan majelis kemudian kembali ke majelisnya, maka dia yang lebih berhak
==> seperti pada poin 2 tadi jadi sebelum duduk kita harus bertanya dulu,, apaelikah ada orang atau tidak di tempat tersebut..
5. Berkumpul dan tidak bercerai-berai
==> nah,,hal yang ini berkaitan dengan poin 3, walaupun tidak boleh dempet-dempetan tapi tidak boleh pula berjauhan,,misalnya yang satu duduk diujung yang satunya lagi duduk jauh dibelakang sehingga banyak tempat yang kosong dan jarang
==> ada juga yang mengartikan dalam majelis tidak boleh berselisih atau menghindari perdebatan
6. Tidak memisahkan antara 2 orang kecuali dengan izinnya
==> misal ada yang sedang berbicara dua orang, nah kita nongol diantara mereka hal tersebut sebenarnya tidak boleh,, kecuali jika keduanya ridha dan mengizinkan
7. Boleh maju ke depan majelis jika ada yang kosaong
==> sama pada poin 3 dan 5 hanya saja jika sedang maju ke depan jangan sampai malah mengganggu orang dibelakannya atau bahkan ,mengganggu pandangan orang dibelakngnya (orang tinggi duduk didepan)
8. Menghindari duduk terlarang
==> Bertopang dengan tangan kiri
==> Tidak boleh duduk di sebgian cahaya matahari dan sebagian lagi tidak (harus di tempat teduh)
karena di tempat yang setengah kena matahari dan setengah tidak adalah tempat yang disukai syaitan
9. Menutup majelis dengan kafaratul majelis
kafarat= penawar/penghapus
jadi bila kita tidak sengaja melakukan sesuatu yang tidak baik ketika bermajelis, ada penawarnya yaitu do'a kafarat majelis
wallauhu'alam..
Adab berbicara
Charge hati yuuuk...
Pernahkah mendengar tentang adab berbicara atau seputar lisan..
Ternyata, cara berbicara kita dipengaruhi oleh lingkungan dan dari ororangang tua...
iyaa benar sekali..
nb : cara berbicara kita atau sekalipun nulis saja terkadang ditiru oleh adik kita..
#ternyataadiksayangikutinsaya
KATA-KATA ITU MERUPAKAN TAWANAN
jadi dalam berkata memang harus berhati-hati,,,
katakan yang baik jika tidak lebih baik DIAM, untuk meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat
hmmm...dimasa-masa seperti ini memang bukan hanya sedikit yang sulit menjaga lisannya..
mungkin saja karena khilaf atau memang sudah menjadi makanan sehari-hari..
nahhh..yang gawat memang kalau sudah menjadi makanan sehari-hari...
orang yang DIAM dan sekali berbicara memberikan manfaat lebih baik daripada orang yang banyak bicara tapi tidak memberikan manfaat sama sekali...
sekarang ini memang banyak sekali dan memang sulit untuk mempercayai orang lain, maka bila ingin bercerita pun harus pada orang yang tepat,
nahhh Bagaimana kalau kita membicarakan orang lain dalam hal tertentu boleh ga??
BOLEH...dengan maksud menyelesaikan suatu masalah, yang menjadi tempat cerita pun harus orang yang tepat, terpercaya dan netral alias tidak malahan mengompor-ngompori kamu....
banyak sekarang ini yang kemana-mana alias kesini ngomongnya gini kesitu ngomongnya gitu...atau didepan manis dibelakang pahit, atau lagi secara terang-terangan ngomongin orang baik ada didepannya atau tidak dan menganggap orang itu tidak menyadari yang diomongkan...
hmmmm bahaya kalau sudah gini....
orang yang nyadar itu bukan berarti berbuat loo, tapi mungkin saja hatinya terlalu peka.....
tapi tenaang...untuk yang menjadi korban, harus bersabar karena untuk mereka yang seperti itu ada hitungannya sendiri dari Allah swt....
heuheeu...
*jagalah selalu lisan kami ya Allah swt..aamiin....
Perkara Lidah dan Kejahatan Lidah
= Berbicara yang tidak perlu (mencela, menyinggung)
hati itu terbagi 2 : maksiat dan keimanan
dan keduanya tidak dapat disatukan bagai air dan minyak
PERGAULAN =>; INTERAKSI =>; LISAN
= Pembicaraan yang berlebihan (menonjolkan diri)
terlalu banyak bicara tapi tidak mau mendengarkan orang lain
(Sum'ah = ingin didengar)
= Bercanda juga harus benar dan tidak berbohong dan jangan terlalu gamblang (Al Mudatsir 74 : 42-45)
= Membicarakan yang bathil
tentang kemaksiatan yang telah kita lakukan
karena semua perbuatan kita akan menjadi teman di alam kubur, menemani saat berdo'a, dan segala amalan baik akan didengar oleh Allah swt.,,aamiin
coba baca Az Zukhruf 43 (67) : " Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa "
tahukan apa artinya itu...jika kita berteman dan tidak saling mengingatkan maka pada hari kiamat kita akan menjadi musuh bagi mereka karena kita akan saling menyalahi dan tuduh-menuduh tidak mengingatkan mereka.
berbeda jika lingkungan kita adalah orang yang baik, maka kita akan ikut bersama mereka di akhirat kelak...
Nah...jadi kita tak apa mengingatkan sekiranya tidak didengar atau bagaimana-bagaimana, kewajiban kita lepas terhadapnya.....
ternyata sama juga jika kita menyukai sangat atau nge fans banget sampai maniak dengan siapapun manusia, grup band, dll diluar syariat...maka tahukan..kita akan ikut bersamanya di akhirat kelak,...
waaaa naudzubillah...
sebaiknya jangan terlalu maniak,, biasa saja...
semoga ini merupakan pelajaran bagi kita semua...
wallahu'alam....
![]() |
| dakwah.info |
Pernahkah mendengar tentang adab berbicara atau seputar lisan..
Ternyata, cara berbicara kita dipengaruhi oleh lingkungan dan dari ororangang tua...
iyaa benar sekali..
nb : cara berbicara kita atau sekalipun nulis saja terkadang ditiru oleh adik kita..
#ternyataadiksayangikutinsaya
KATA-KATA ITU MERUPAKAN TAWANAN
jadi dalam berkata memang harus berhati-hati,,,
katakan yang baik jika tidak lebih baik DIAM, untuk meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat
hmmm...dimasa-masa seperti ini memang bukan hanya sedikit yang sulit menjaga lisannya..
mungkin saja karena khilaf atau memang sudah menjadi makanan sehari-hari..
nahhh..yang gawat memang kalau sudah menjadi makanan sehari-hari...
orang yang DIAM dan sekali berbicara memberikan manfaat lebih baik daripada orang yang banyak bicara tapi tidak memberikan manfaat sama sekali...
sekarang ini memang banyak sekali dan memang sulit untuk mempercayai orang lain, maka bila ingin bercerita pun harus pada orang yang tepat,
nahhh Bagaimana kalau kita membicarakan orang lain dalam hal tertentu boleh ga??
BOLEH...dengan maksud menyelesaikan suatu masalah, yang menjadi tempat cerita pun harus orang yang tepat, terpercaya dan netral alias tidak malahan mengompor-ngompori kamu....
banyak sekarang ini yang kemana-mana alias kesini ngomongnya gini kesitu ngomongnya gitu...atau didepan manis dibelakang pahit, atau lagi secara terang-terangan ngomongin orang baik ada didepannya atau tidak dan menganggap orang itu tidak menyadari yang diomongkan...
hmmmm bahaya kalau sudah gini....
orang yang nyadar itu bukan berarti berbuat loo, tapi mungkin saja hatinya terlalu peka.....
tapi tenaang...untuk yang menjadi korban, harus bersabar karena untuk mereka yang seperti itu ada hitungannya sendiri dari Allah swt....
heuheeu...
*jagalah selalu lisan kami ya Allah swt..aamiin....
Perkara Lidah dan Kejahatan Lidah
= Berbicara yang tidak perlu (mencela, menyinggung)
hati itu terbagi 2 : maksiat dan keimanan
dan keduanya tidak dapat disatukan bagai air dan minyak
PERGAULAN =>; INTERAKSI =>; LISAN
= Pembicaraan yang berlebihan (menonjolkan diri)
terlalu banyak bicara tapi tidak mau mendengarkan orang lain
(Sum'ah = ingin didengar)
= Bercanda juga harus benar dan tidak berbohong dan jangan terlalu gamblang (Al Mudatsir 74 : 42-45)
= Membicarakan yang bathil
tentang kemaksiatan yang telah kita lakukan
karena semua perbuatan kita akan menjadi teman di alam kubur, menemani saat berdo'a, dan segala amalan baik akan didengar oleh Allah swt.,,aamiin
coba baca Az Zukhruf 43 (67) : " Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa "
tahukan apa artinya itu...jika kita berteman dan tidak saling mengingatkan maka pada hari kiamat kita akan menjadi musuh bagi mereka karena kita akan saling menyalahi dan tuduh-menuduh tidak mengingatkan mereka.
berbeda jika lingkungan kita adalah orang yang baik, maka kita akan ikut bersama mereka di akhirat kelak...
Nah...jadi kita tak apa mengingatkan sekiranya tidak didengar atau bagaimana-bagaimana, kewajiban kita lepas terhadapnya.....
ternyata sama juga jika kita menyukai sangat atau nge fans banget sampai maniak dengan siapapun manusia, grup band, dll diluar syariat...maka tahukan..kita akan ikut bersamanya di akhirat kelak,...
waaaa naudzubillah...
sebaiknya jangan terlalu maniak,, biasa saja...
semoga ini merupakan pelajaran bagi kita semua...
wallahu'alam....
Langganan:
Postingan (Atom)

