Selasa

Jalan kenangan dari Indo to Us

2 March 2014

 
That day is my first flight, first time i was going far away from my hometown especially (my familly) and i miss them so much, Andika my brother who always make my mind think about home. He said he didn't know with who he should talk to.

Keberangkatan pukul 6.15 sore. Hal tersebut membuat khawatir, Saya sudah berjanji untuk tidak mengeluarkan air mata dihadapan orang tua walaupun sebenarnya ga kuat nahan air mata, dihadapan seorang ibu yg matanya memerah mengeluarkan air mata.
Saya bergegas masuk untuk check in, yups karena takut nangis hhee.

#Terkadang untuk menyembunyikan perasaan itu hrs mengeluarkan rasa tega. Berpisah atau mengucapkan selamat jalan itu yg plg saya hindari, karena sediiih. hhe.

Mendarat di Changi airport..
 Untuk pertama kalinya singgah d Singapura pukul 8 p.m. Wow , bandara Changi miliknya itu sungguh besar, didalamnya terdapat Sky train yg membantu kita pindah dari satu terminal ke terminal lainnya. Dari Indonesia saya satu tempat duduk dengan perempuan seumuran, dia yg kasih tau ini itu dlm pesawat. #kampungmaksimal. Ketika sampai d terminal 3 lalu naik sky train dengannya hingga terminal 2 tp setelah itu berpisah, She is a kind girl. Tanpa disangka  ketemu lg org Indonesia yg mau dinas ke Jerman (==__==) asik amat ya. Mbak itu bersama saya hingga terminal 1 dan kemudian berpisah. Ternyata beliau sudah punya anak seumuran saya, saya shock krna wajahnya terlihat lbh muda dr umurnya. Helloow.
 
Pict by : Adisti


Tanya sana sini dan akhirnya ke lounge untuk nunggu penerbangan berikutnya di pagi hari. Oh ya, air putih itu berlimpah, tp klo ga nemu2 westafel tmpt kocoran air minum itu rasanyaaa, masa mesti bueli mahaal. Dari yg saya perhatikan mereka jrg minum air putih, pasti yg diminta minuman berwarna. Kaga terlalu suka eike.



Waktunya berangkat dr Singapura ke Bandara Narita Jepang.
 Saya bertemu dengan seorang ibu yg berangkat ke US sendiri hanya untuk melihat anaknya disana. #berani banget, kebetulan dia org Bogor dan rumahnya di Cimanggu, dunia sempiit, saya selalu bersama dengannya walau beda tempat duduk di pesawat. 

Penerbangan dimulai jam 6 a.m, saya satu tempat duduk dengan orang Jepang hihi, lebih tepatnya Bapak tua. Beliau baik banget, beliau cerita tentang kisah hidupnya dari situ aja kita bisa ambil pesan bahwa setiap org punya cerita hidup sendiri yg kadang kita tak sangka (be grateful for however you are).

Nahh di pesawat itu waktunya belajar listening dan speaking hihi karena udah g ketemu org Indonesia lg ini. Bapak itu umur 70 an klo ga salah, (eh mereka ga se sensitif orang Indo kalo ditanya masalah umur, mereka langsung jawab).
Banyak yang bertanya umur pada saya, karna terlihat muda katanya haha. Beliau bercerita di Singapura itu Crazy time semua orang sibuk dengan kegiatanya begitupun student mereka kadang banyak ditemukan di tempat tongkrongan seperti mc d or starbuck, hanya untuk mengerjakan tugas bukan untuk main, #masa sih? masuk universitas negeri pun menjadi hal yg sulit karena hanya sedikit. Di jepang masih mending sesulit sulitnya masuk universitas tp msh banyak universitas swasta lainnya.

Beliau menanyakan saya ini lulusan apa!, saya jawab dgn pede " from Bogor Agriculture University, and my subject study is Agronomy and Horticulture". Kemudian tahukan apa yg beliau katakan " wah that is the important study" sambil mengacungkan jempolnya. #baru kali ini direspon baik. haha biasanya ditanya balik "belajar apa tuh". Helloow.

Bapak itu nyuruh saya datang ke Jepang tahun 2020 krn ada Olympic, heuheu kalo ada rejeki ya pak. Aamiin. Tp bapake bilang "mungkin saya sudah tak ada disini lg", ==_ __== "No Sir, u still look like young" saya komentar. Ini ni kata kata bgini. Nah saya ketemu siapa lg atuh di Jepang, lebih asik klo ada yg dikenal.

Tiba waktunya turun dr pesawat masih bersama bapak itu, ketika  saya harus pergi ke pusat informasi , bapak itu jalan terus di depan ga lama beliau balik lagi nyariin, ya ampun berasa ada ayah. Akhirnya berpisah disini, dan nama bapak itu adalah Noori.

Tak lama kemudian ketemu lg sm ibu ibu dr Bogor ke terminal bandara d Jepang. Kemudian masuk dn pisah tmpt duduk lg, sebelumnya ditanya lg sm imigrasi busett, saya ga bawa bom kok deuhdeuuh, ketat bgt klo mw k US. Tp jadinya Alhamdulillanya periksa barang bawaan ga ikut ngantri, selalu duluan kkkk.

Di pesawat ketemu sebangku dengan orang tua dr Filipina, aiih masih Asiaa. Kalau ketemu org Asia itu bagai ketemu keluarga, ga beda sendiri jdnya haha. Cerita asal, mau kmn dan masalah sekolah d negara masing2, dan mengapa saya pakai scarf di kepala read : kerudung. " this is my religion, every woman (adult) must wearing scarf, because many parts at women body are "aurat" unless hand palm and face." ==) aurat is some parts at women body that cannot be showed because it can makes (not good) imagination esspecially for man, so this is a way to make woman feel safety and respected  (as a woman) too. Bingung jelasinnya gimana.

Mendarat di Detroit Airport
Pemeriksaan barang sangat ketat disini, untungnya tidak sampai dibuka kopernya.
Menunggu bagasi, karena khawatir bagasi hilang, tapi alhamdulillah semua dilancarkan. Segera meluncur ke Ohio, Colombus, bersiap untuk orientasi.
dan terakhir ke Ohio Colombus...
waa setiap perjalanan seruu abisss, bertemu orang baru juga seru abis
Jangan lupa bikin Kartu Nama kalau bahasa kerennya mah ==> Business Card, yang bisa ditukar atau diberikan untuk mereka. Tapi jangan sembarang orang juga yah. kwkwk.

Note:
Ditambah lagi bagi seorang wanita muslim, terlihat sekali identitas agamanya dari kerudung yang dipakai, tapi itu yang membuat saya merasa bangga, kalau bertemu orang muslim di jalan mereka selalu bertegur sapa untuk mengucapkan salam dan akhirnya mengobrol.
Kalau diingat-ingat lagi jadi, so sweet....

Alhamdulillah,

Kalau ga keburu buru jadwal terbang, pengen keliling2 plus take some pictures,