Sabtu

DIA INGIN KITA SETIA

Saat usiamu bertambah, engkau makin terdorong untuk mengubah sesuatu, mewujudkan impian. Mengubah yang keliru jadi benar, dan mewujudkan yang belum ada menjadi ada. Meluruskan yang bentrok jadi tegak. Sikap dorongan muncul, ingatlah bahwa ketika kita bertindak, maka Allah pun berkehendak pula. Yang pasti terjadi adalah kehendak Allah.

Berjuang untuk sebuah impian yang diwujudkan dalam kebaikan diri, dan bila engkau belum dapat mewujudkanya maka tak perlu berkecil hati, coba lagi, coba lagi, coba lagi, coba lagi, dan coba lagi. Sampai akhir hidupmu. Walaupun ternyata hingga akhir hidupmu, impianmu belum bisa diraih, tak mengapa. Tak perlu bersedih membebani diri dengan mengeluh dan menyalahkan hatimu atas ketidakberdayaan dirimu untuk meraih mimpi tersebut.

Saudaraku.. Allah menciptakan kita bukan untuk berhasil, namun setia. Yakinlah Allah, malaikat dan rasulullah melihat kesungguhanmu bukan keberhasilanmu.

(bang din) Slalu ada harapan

..............................................................................
(lupa judulnya)....

Ingatlah rasa bahagia bisa muncul pada orang-orang yang sedang jatuh cinta. Orang yang mencintai akan bahagia, bukanlah yang dicintai. Semakin menuntut, semakin tidak puas, semakin berserah diri semakin puas. Ketika kita mencintai Allah swt, tiba-tiba kita bisa merasa betapa banyak cinta-NYa kepada kita. Betapa banyak yang telah Dia berikan kepada kita. Dan kemudian kita merasakan nikmat yang luar biasa terhadap segala yang Dia berikan kepada kita. Hal tersebut tidak pernah dirasakan orang yang tidak mencintai, apalagi yang selalu menuntut untuk dicintai, karena orang menuntut selalu berfikir tentang apa yang akan datang, bukan apa yang dia terima. Dia bahkan tak akan pernah bisa merasakan apa yang telah dia miliki. Tapia apa yang dia angan-angankan dengan ego belaka. Disinilah kurangnya, kenapa kita selalu merasakan ketidakpuasan bahkan kadang merasa gagal dan menderita karenanya.

Hal tersebut karena kita tidak belajar meyertakan hasil dan keputusannya dan keinginan kita pada-NYA. Padahal semua hanya fatamorgana. Yang perlu dilakukan…serahkan segala hasil kepada Allah swt saja. Kita hanya berusaha untuk mencapainya tanpa harus terjebak oleh angan-angan palsu. Allah swt pasti memilihkan yang terbaik buat kita. Berserah dirilah kepada Allah swt.


(Agus Mustofa) Slalu ada harapan..